Gowes dari Kota Jogja ke Telaga Biru Semin, Gunungkidul

Jogja Gowes - Mengobati rasa penasaran akan fenomena wisata baru yang ada di Semin, Gunungkidul yaitu "Telaga Biru", rombongan pegowes dari Jogja Gowes mengadakan Touring dengan sepeda menuju telaga biru pada tanggal 7 Febuari 2016.

Sudah biasa kalo berwisata dengan kendaraan bermotor, kali ini mencoba tantangan dengan sepeda. Kalo dekat sih juga sudah biasa, tapi tujuan kali ini lumayan jauh, dan melewati banyak tanjakan untuk menuju Gunungkidul.

gowes ke telaga biru semin gunungkidul


Titik kumpul di pertigaan piyungan (bawah bukit bintang), rencana jam 6 sudah start go to Gunungkidul, tapi hari itu suasana pagi hari malah hujan, jadinya molor sekitar sejam, tapi tak apalah. Ane sendiri start dari Krapyak skitar jam 6 pagi.

Belasan goweser kumpul ditempat yang ditentukan, setelah beberapa lama saling menyapa ada kenalan kemudian dilanjutkan dengan start menembus tanjakan patuk, yang biasa dikenal dengan bukit bintang. Bagi yang sudah biasa bersepeda dengan medan menanjak tak ada kesulitan bearti untuk melaluinya , bahkan lancar jaya tanpa berhenti sedikitpun, tapi bagi pemula seperti ane ini tanjakan bukit bintang bikin nafas jadi ngos-ngosan dan beberapa kali berhenti sejenak untuk mengatur nafas yang kewalahan.

Setelah sampai atas (melewati gapura masuk gunungkidul) para goweser istirahat sambil menunggu yang lainnya dan istirahat. ketika sudah lengkap personilnya dilanjutkan menuju perempatan terong untuk bertemu goweser lainnya.  Dilanjutkan menuju Rumah mas Aura Cell yang ada di sebelah timur jembatan getas. Untuk sampai dirumahnya para goweser harus naik turun bukit, kalo tak kuat panjal pedal yaa di tuntun, tak haram kok tuntun sepeda di tanjakan, hee

Tujuan utama gowes kali ini adalah silaturahim dan wisata alam. Selain badan menjadi sehat karena bersepedam, rasa kekeluargaanpun menjadi terjalin erat karena saling bertemu dan mengunjungi, karena memang bersepeda tak sekedar cari keringat.

gowes ke telaga biru semin gunungkidul


Sampainya di rumah mas Aura Cell dan keluarganya kita disambut dengan suka cita dan kegembiraan. di suguhi berbagai hidangan, seperti pisang godhog, kacang serta cemilan khas gunungkidul yaitu walang goreng.

Sekitar jam 10.30 perjalanan dilanjutkan menuju  telaga biru yang berada di kecamatan Semin, jarak antara rumah mas Aura ke telaga biru sekitar 45km dengan jalan yang relatif datar. Sampai di wonosari hampir setengah rombongan memutuskan untuk kembali ke kota Jogja lebih dulu karena ada urusan masing-masing.

15 goweser melanjutkan perjalanan menuju telaga biru ditemani teriknya matahari dan merasakan dinginnya air hujan yang cukup deras ketika sudah sampai di daerah Semin. Setelah beberapa kali istirahat dan memulihkan tenaga akhirnya rombongan sampai di tempat tujuan, yaitu telaga biru skitar jam 16.00, dan ketika sampai disana kondisi tidak hujan.

Telaga biru sendiri terletak di dusun Ngentak, Candirejo, Semin, Gunungkidul. Daerah tersebut sudah berada di daerah landai bukan dipegunungan. Telaga Biru merupakan tempat penambangan batu untuk material bangunan dan kerajinan yang masih aktif sampai sekarang.  Awalnya merupakan bukit yang ditamang untuk di ambil bebatuannya, tapi lama-kelamaan menjadi kubangan dan tebing yang cukup curam. ketika musim hujan datang bekas galian batu itu terisi oleh air, kemudian tumbuh lumut yang menyebabkan warna air menjadi biru.

gowes ke telaga biru semin gunungkidul
 
Segera kami menjuju atas tebing sekalian sepeda dibawah keatas tebing juga untuk menyaksikan sendiri birunya air bekas galian batu ini. diatas sana sudah banyak para wisatawan yang sedang menikmati birunya air dengan berfoto ria dengan banckground air yang biru menggoda.

Tak lama kami menikmati birunya air di tambang batu itu karena waktunya sudah sore dan perjalanan pulang masih jauh. Setelah berfoto-foto kami kembali turun untuk melanjutkan perjalanan pulang menuju kota Jogja.

Dikomandani oleh pak Heru yang sudah malang melintang di dunia pergowesan, kami berpamitan pada mas Aura Cell kemudian dilanjutkan gowes, karena mas Aura kembali ke Gunungkidul sendangan rombongan yang dari kota akan menempuh jalur datar yaitu lewat klaten.

Walau hanya sebentar di Telaga Biru, tapi cukup puas karena sudah ke tempat tersebut dengan gowes dan tanpa halangan yang bearti, tentunya rasa kebersamaan yang menjadikan gowes kali ini lebih terasa indah.

Perjalanan pulang lebih enak karena jalan yang dialui adalah jalan landai, dengan menghabiskan sisa-sisa tenaga dan semangat akhirnya kami semua sampai rumah masing-masing dengan selamat. Saya sendiri sampai di Krapyak jam 22.00 malam.

Terimakashi mas Aura yang telah memperbolehkan kami main, terimkasih pak Heru yang telah mengomandani gowes kali ini, Terimakasih semuanya yang telah gowes bareng, tua muda kumpul barenga saling bantu ketika ada salah satu yang mengalami problem. Pokoe kalian jozzz lah, semoga bisa gowes bareng lagi.. :) Salam gowes
Previous
Next Post »
Thanks for your comment