Pendakian Semeru November 2016

Kangen Mendaki - Perjalanan menuju puncak Mahameru 3676 mdpl tak akan terlupakan, mulai dari mencari tambahan rombongan sampai merasakan dinginnya Ranu Kumbolo dan puncak Mahameru. Berikut ringkasan perjalanan petualangan para pencari ketinggia dan biaya pendakian gunung Semeru.

Perjalanan Jogja Malang

Hari Minggu tanggal 20 November 2016 kami (berdua) berangkat dari stasiun Tugu Yogyakarta jam 20.45, menggunakan kreta Api Malioboro Ekpres. Tanggal 21 November jam 04.00 Pagi kreta sudah sampai di Stasiun Malang, kami mencoba mencari rombongan lain yang naik kereta ini ternyata tidak ketemu, rencananya kami mau langsung ke pasar Tumpang bedua, tapi jika dipikir lagi cukup mahal biaya angkutannya yaitu sekitar 80rb (berdua) untuk sampai kepasar tumpang dengan angkot.


Pendakian Semeru November 2016
Kamipun menunggu rombongan dari kereta lainnya, kereta pertama datang dari arah surabaya ternyata tidak ada yang mau medaki kesemeru, baru setelah ada kereta dari Jakarta ada beberapa rombongan yang mau mendaki gunung. Kami tanya rombongan pertama ternyata mereka mau ke gunung Arjuno, kamipun tanya rombongan selanjutnya ternyata mereka mau ke Semereu. Setelah kami menawarkan diri untuk bergabung merekapun membolehkannya, saat itu  mereka rombongan 5 orang.

Dengan semakin banyak orang maka biaya angkutanya juga semakin murah, setelah tawar menawar dengan supir angkot di depan stasiun akhirnya kamipun berangkat dengan angkot tersebut dengan biaya 15rb/orang menuju pasar tumpang. sampai pasar Tumpang kami lanjutkan dengan membeli perlengkapan yang masih kurang dan juga sarapan pagi di area pasar Tumpang. Selesai makan kami ketemu 2 orang rombongan dari Kalimantan, mereka sudah Janjian dengan rombongan dari Jakarta sebelumnya.

Personil sekarang sudah 9 orang, kemudian kami cari-cari Jeep untuk mengantarkan kami ke pos Ranu Pani. Sebelum mulai perjalanan kamipun mengisi SIMKASI dauhulu yang ada di basecamp Tumpang dengan melampirkan foto kopi KTP dan Surat Keterangan Sehat, Tujuannya agar saat di Basecamp Ranu Pani tinggal menyerahkan saja tidak  repot mengisi simaksi. Ohiyaa... Untuk biaya carter Jeep ini kita adalah 650rb sekali jalan, jadi untuk yang rombonganya sedikit bisa cari gabungan kelompok lain agar biayanya lebih murah. Misal rombongan 10 orang maka biaya perorangya adalah 650/10 = 65rb/orang, dan maksimal 12 orang per Jeep.
Pendakian Semeru November 2016

Jam 14.30 kami sudah sampai di Ranu Pani, langsung menuju ruang brifing untuk menyerahkan SIMAKSI yang telah diisi sebelumnya dan pengecekan kelengkapan berkas serta tentunya pengarahan dari instruktur agar selama pendakian berjalan lancar. setelah brifing dan pengecekan berkas selesai kami kemudian melakukan pembayaran registrasi. Biaya registrasi untuk hari biasa adalah 17.500/hari, jika pendakian 4 maka total biaya registrasi adalah 17500x4=70000.

Selesai registrasi kami mulai melakukan perjalanan menuju Ranu Kumbolo jam 15.00 dari Ranu Pani. Tak berapa lama melakukan perjalanan hujan rintik-rintik pun turun yang menyegerakan kami memakai mantrol yang telah disiapkan. Dengan jalan perlahan menyelusuri jalan setapak yang telah dibuat warga, dan akhirnya gelap sudah mulai menemani perjalanan kami, dengan suasana gelap harus lebih hati-hati menelusuri trak. Akhirnya jam 21.00 kami sudah sampai di Ranu Kumbolo, sudah ada sekitar 30an tenda yang berdiri saat itu.

Sesampainya di Ranu Kumbolo kami segera mendirkan tenda karena suasana cukup dingin, tak lama kemudian kami membuat minuman hangat dan makan makanan ringan untuk mengobati rasa dingin udara di Ranu Kumbolo. Sambil istirahat akhirnya kami-pun terpejam ditemanai kabut dingin yang menyelimuti tenda.

Pagi mulai menghampiri tapi hawa dingin tetap terasa menembus tenda-tenda. Sinar sang mentari merah pudar semakin terlihat diujung Ranu Kumbolo, tapi ditunggu beberapa lama sang mentari tak mau juga menampakan dirinya. setelah suasana terang kami pun  menyiapkan sajian untuk makan pagi, sambil mengabadikan suasana sekitar Ranu Kumbolo yang mempesona.

Pendakian Semeru November 2016

cukup menikmati Ranu Kumbolo kami kemudian bergegas beres-beres untuk menuju Kalimati. Jam 11.00 kami berangkat meninggalkan Ranu Kumbolo, dari sebelah barat Ranu Kumbolo terdapat tanjakan yang legendaris, tanjakan itu populer lewat film 5cm beberapa tahun lalu. Setelah melewati tanjakan cinta, pemandangan yang memepesona selanjutnya adalah oro-oro ombo. Oro-oro ombo ini semacam lapangan luas di gunung yang memiliki tanaman seperti lavender berwarna ungu, sungguh indah dan memepsona pemandangan di sini. Kita bisa melewati area oro-oro ombo yang memiliki ruputan tinggi setinggi badan kita. Kami nikmati perjalanan menuju kalimati ini sambil berfoto-foto ria bersama teman-teman baru dari penjuru negeri ini.

Pendakian Semeru November 2016

Dari Ranu Kumbolo kita naik tanjakan cinta kemudian turun ke oro-oro ombo dan kemudian jalan sedikit nanjak dari cemoro kandang menuju Jambangan, dari jambangan puncak Mahameru sudah terlihat tegak tinggi menjulang. Dari Jambangan jalanan sedikit  menurun menuju Kalimati. Sampai di kalimati sekitar jam 15.00, kami segera mendirikan tenda bergerombol dan mulai menyiapkan hidangan sore. Ada yang masak ada juga yang mengambil air di sumber mani tak jauh dari tempat tenda berdiri, hanya sekitar 15menit sampai ke lokasi sumber mani tersebut.

Summit Attak Mahameru

Akhirnya malam yang dinanti telah datang, jam 22.00 kami bangun untuk persiapan summit attak ke puncak Mahameru. Jam 23.15 kami mulai bergerak meninggalkan tenda menuju arcopodo, perjalanan dari kalimati sampai arcopodo menempuh waktu sekitar jam. Dengan ditemani udara dingin "break" sering kami lakukan untuk menjaga fisik dan kekompakan rombongan. Setelah melewati batas vegetasi trek berpasir dan bebatuan menjadi pemandangan dikegelapan sampai puncak nanti.

Hujan saat di trek berpasir

Saat sudah hampir setengah perjalanan menuju puncak tiba-tiba hujan turun yang menambah dingin suasana, saat itu sekitar jam 02.30. Rombongan kami saat itu berhenti sambil menunggu hujan reda tapi tak kunjung reda juga. Suasana saat itu agak sedikit bimbang, antara melanjutakan summit attack atau kembali turun. Karena berhenti terlalu lama maka rasa dingin semakain menyengat, jam menunjukan pukul 03.00 ada 2 orang rombongan kami yang memutuskan untuk kembali turun, sedangkan yang lainnya tetap melanjutkan summit attack ditemani hujan rintik-rintik. Karena rombongan kami yang paling atas ketika rombongan yang ada dibawahnya melihat ada dua orang yang kembali turun maka sebagian besar pendaki yang ada di bawah kami ikut turun kembali.

Pendakian Semeru November 2016

Naik perlahan dengan trek berpasir yang ketika naik 3 langkah akan terperosot 2 langkah, pasir dibagian atas membenamkan kaki kami lebih dalam daripada trek yang dibawah. Akhirnya jam 05.00 kami sudah bisa berdiri di puncak tertinggi di tanah Jawa tersebut, bersama dengan rombongan lainnya, pagi itu yang bisa sampai puncak hanya sekitar 20an orang saja, karena sebagian lagi ikut turun saat hujan menghadang dalam perjalanan. Suhu saat sampai di puncak Mahameru adalah 6 derajat celcius, itu cukup menjadikan badan kami kedinginan.

Sungguh indah alam ciptaan-Nya, dengan menjadikan gunung-gunung sebagai pasak bumi ini agar tidak goncang. Dari atas puncak kita bisa menyaksikan letusan kecil kawah semeru yang setiap 15-20 menit sekali mengeluarkan asap vulkaniknya. Kita bisa melihat kawasan Bromo, gunung Arjuna dengan jelas dari puncak mahameru. Puncak dengan ketinggian 3676 mdpl itu memang sangat banyak menarik para pendakai untuk mendatanginya.

puncak mahameru 3676 mdpl
Selama 2 jam kami berada di puncak Mahameru sang mentari belum juga menampakan dirinya, jam 07.00 kami putuskan untuk turun ke kalimati. Saat perajalanan turun ini rasanya ingin lama-lama berada dipasir karena asyik menuruni lereng Mahameru yang cukup curam. Antara naik dan turun perbandinganya terbalik, jika turun akan cepat sampai bawah karena kondisi pasir enak untuk prosotan, tapi juga perlu hati-hati karena banyak juga batu yang rawan ikut terbawa pasir dan menggelinding ke bawah.



Ketika turun dari puncak tetap selalu waspada, jangan terlalu belok kekanan karena bisa masuk kawasan AREA BLANK 75. cukup ambil jalur yang kiri dan selalu lihat bendera yang ada di batas vegetasi agar tidak tersesat dan terjadi hal yang tidak diinginkan. Jika perjalanan dari kalimati ke puncak Mahameru sekitar 6 jam, maka ketika turun dari puncak menuju kalimati hanya butuh waktu 2 jam saja.

Pendakian Semeru November 2016

Perjalanan selanjutnya setelah cukup istirahat dan makan-makannya saatnya beres-beres untuk kembali ke Ranu Kumbolo. Di Ranu Kumbolo kami kembali camp 1 malam menikmati dingin dan syahdunya suasana Ranu Kumbolo, baru pagi menjelang siang tanggal 24 November kami bersiap untuk pulang menuju basecamp Ranu Pani, Karena cuaca ketika sore hujan maka baru sekitar jam 17.00 kami Sampai di Ranu Pani. Sampai di Ranu Pani kami melapor ke sekretariat untuk melapor bahwasannya sudah turun dari pendakian, tunjukan sampah-mu yang dibawah dari gunung untuk mengambik kembali KTP ketua kelompok.

Jam 17.30 kami mulai naik Jeep dan meninggalkan Ranu Pani, karena tiket balik ke kota-masing tanggal 25 dan 26, maka kamipun diusulkan untuk menginap dan istirahat di Basecamp Tumpang, dan kamipun menyetujuinya. Di Basecamp Tumpang ini kita bisa menginap dan hanya membayar seiklasnya. Hanya sekedar info, basecamp Tumpang ini merupakan Basecamp yang dibuat oleh pak Tarpin (itu lhoo... orang yang mendaki Semeru dengan berjalan mundur). Bagi yang membutuhkan tempat istirahat ataupun hanya sekedar tempat singgah bisa mengunjungi Basecamp Tumpang ini, letaknya tak jauh dari pasar Tumpang.

Tanggal 25 siang setelah Sholat Jumat kami berpamitan untuk pulang ke daerah masing-masing, dengan mencarter angkot yang berada di sekitar Basecamp Tumpang. Cukup dengan 110rb kami ber9 sudah bisa sampai di stasiun Malang. kamipun berpisah sore harinya dan berjanji untuk bisa ketemu lagi.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment